SAMARINDA – Dalam rangka memelihara jiwa nasionalisme, memantapkan disiplin prajurit, serta meningkatkan kesiapsiagaan operasional satuan, Komando Resor Militer 091/Aji Surya Natakesuma (Korem 091/ASN) menggelar Upacara Bendera Mingguan hari Senin di Lapangan Upacara Makorem 091/ASN, Jl. Gajah Mada, No. 11, Kota Samarinda, Senin (31/8/2026).

Upacara bendera yang berlangsung dengan khidmat ini diikuti oleh seluruh personel, mulai dari Perwira, Bintara, Tamtama, hingga Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Makorem 091/ASN serta satuan Balak Aju Kodam VI/Mulawarman wilayah.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Kasilog Kasrem 091/ASN Kolonel Czi Benni Setiawan.S.T..M.Tr (Han).
Pelaksanaan upacara bendera ini merupakan kegiatan rutin yang memiliki makna penting.
Selain sebagai wujud penghormatan kepada lambang negara dan mengenang jasa para pahlawan, upacara ini juga menjadi sarana penyampaian kebijakan serta instruksi komando atas kepada seluruh prajurit di jajaran Korem 091/ASN.
Kasilog Kasrem 091/ASN Kolonel Czi Benni Setiawan.S.T..M.Tr (Han) menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dan netralitas TNI, terutama dalam menghadapi dinamika tugas kewilayahan.
“Upacara mingguan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan sarana untuk memupuk jiwa patriotisme, rasa beralmamater, serta sarana komunikasi antara pimpinan dan anggota. Melalui momentum ini, saya minta seluruh prajurit dan PNS Korem 091/ASN untuk terus meningkatkan disiplin, menjauhi segala bentuk pelanggaran, dan selalu hadir menjadi solusi di tengah kesulitan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kasilog Kasrem 091/ASN juga menyoroti situasi cuaca ekstrem dan musim kemarau yang saat ini melanda wilayah Kalimantan Timur.
Seluruh satuan teritorial di bawah jajaran Korem 091/ASN diinstruksikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan sinergi dengan instansi terkait guna mengantisipasi serta memitigasi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Rangkaian upacara bendera tersebut berjalan dengan tertib, diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Teks Pancasila, pengucapan Sapta Marga, 8 Wajib TNI, dan Sumpah Prajurit yang ditirukan secara serentak oleh seluruh peserta upacara sebagai komitmen loyalitas tanpa batas kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Penrem091)









