SAMARINDA – Komandan Korem (Danrem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si., menghadiri kegiatan Live Dialog Khusus bertajuk “Satu Jam Bersama Danrem 091/ASN” pada Selasa (25/08/2026).

Kegiatan siaran interaktif ini berlangsung langsung dari studio Kantor Stasiun LPP RRI Samarinda, Jalan M. Yamin, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Dialog interaktif tersebut, didampingi moderator, atau penyiar dialog Dedi Purnama dan Operator Hindra.
Dalam dialog interaktif tersebut, Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si., mengupas tuntas kesiapan, komitmen, dan aksi nyata prajurit teritorial Korem 091/ASN dalam menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang menjadi perhatian serius di wilayah Bumi Etam.
Rohnya TNI AD itu ada di masyarakat seperti yang kita lihat Babinsa bersama masyarakat khususnya di Kalimantan Timur ini tingkat toleransinya sangat-sangat tinggi dan luar biasa, terang Danrem.
Saat sekarang ini kita sedang menghadapi elnino kurang lebih 800 hektar ada dibeberapa titik wilayah Kalimantan Timur ini sudah terbakar, kita bersama teman-teman Polri, BNPB dan dukungan masyarakat berkerja sama untuk mengatasi kebakaran yang terjadi sekarang ini, jelasnya.
Danrem juga memberikan informasi bahwa Untuk Mahulu dalam waktu dekat akan mempunyai Batalyon TP dan siap membantu masyarakat kita maupun pemerintah setempat yang disana.
Menyikapi kemarau seperti sekarang ini Kodam sudah menyiagakan 2000 personil untuk siap digerakkan kapan saja, memang tidak terlihat tapi sudah disiapkan di satuan masing-masing.
Danrem juga menginstruksikan seluruh jajaran Kodim hingga Babinsa untuk memperketat patroli di titik-titik rawan kebakaran hutan dan lahan serta mengimbau masyarakat dan pelaku usaha pertanian secara persuasif namun tegas agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.
Sinergitas Lintas Sektoral guna Memperkuat kolaborasi posko darurat di lapangan bersama Polri, BPBD, Manggala Agni, Dinas Kehutanan, serta Masyarakat Peduli Api (MPA).
Kita sudah bekerja sama dengan Kepolisian dan BNPB untuk melakukan sosialisasi atau edukasi kepada masyarakat serta mambanggun pos-pos dan melakukan patroli rutin terutama pada titik yang sangat rawan terjadi kebakaran.
Di Sangatta saya ucapkan terimakasih kepada Dandim dan masyarakat kita yang disana, saya selalu mengikuti perkembangan situasi kebakaran kemarin dan dapat dipadam.
Terimakasih kepada masyarakat dan stakeholder atas kerjasama yang selama ini berjalan dengan baik, saya apresiasi kepada yang menyampaikan apresiasi dengan tertib semoga dapat diterima dengan baik, kita doakan Kalimantan Timur ini tetap aman dan tenteram.
Sinergitas yang solid di lapangan adalah kunci utama. Kita tidak boleh lengah dalam deteksi dini. Melalui siaran RRI Samarinda ini, kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif melapor kepada Babinsa atau petugas terdekat jika melihat adanya kepulan asap atau indikasi kebakaran,” tutupnya.
(Penrem091)






