Sinergi Pembangunan : Kasrem 091/ASN Hadiri Penandatanganan Kesepakatan Pemerintah Provinsi Kaltim dan Bank Penyalur

Militer206 Dilihat
SAMARINDA – Kasrem 091/ASN, Kasrem 091/ASN, Kolenel Kav Rahyanto Edy Yunianto, S.A.P., hadir dalam kegiatan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan pimpinan bank penyalur.
Dengan kehadiran Kasrem 091/ASN dalam kegiatan penandatanganan kesepakatan bersama, diharapkan dapat meningkatkan kerja sama antara TNI dan pemerintah provinsi dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.
Dalam berbagai kesempatan, Kasrem 091/ASN telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.
Kegiatan penandatanganan Penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama antara Pemprov Kaltim, Bank Kaltim Tara, Bank Mandiri, Bank BTN, Bank Syariah sebagai Bank Penyalur Fasilitasi Pemberian Pembiayaan Pemilikan Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah Berupa Gratispoll biaya administrasi Perumahan dilaksanakan di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim Jln. Gajah Mada, Kel. Jawa, kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda. Rabu (20/8/2025).
Gubernur Kalimantan Timur H Rudy Mas’ud (Harum) mengapresiasi pelaksanaan Entry Meeting Pemeriksaan Kepatuhan dan Kinerja Pendahuluan Semester II 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur.
Gubernur Harum menegaskan pentingnya pemeriksaan keuangan oleh BPK Perwakilan Provinsi Kaltim sebagai upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan sesuai aturan.
Menurut Gubernur, pemeriksaan yang dilakukan BPK-RI bukan sekadar forum rutin, tetapi momentum penting untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah.
“Pemprov Kaltim juga memandang kegiatan ini sebagai langkah strategis menjaga integritas dan akuntabilitas dalam mengelola anggaran daerah,” ujar Harum.
Gubernur Harum menyebutkan ada tiga poin penting yang diharapkan dari kegiatan tersebut. Pertama, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas agar publik mengetahui secara jelas penggunaan anggaran daerah. Kedua, memastikan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Ketiga, memperoleh rekomendasi perbaikan dari BPK sebagai masukan strategis untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pengelolaan keuangan.
“Kami berharap publik bisa melihat dengan jelas bagaimana anggaran daerah digunakan dan dipertanggungjawabkan,” tegas Harum.
Lebih jauh, Gubernur menekankan bahwa sinergi dengan BPK-RI sangat penting agar pemeriksaan berjalan lancar, objektif dan memberikan hasil optimal.
“Upaya ini sejalan dengan visi Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas, yang menekankan tata kelola pemerintahan bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik,” jelas Harum.
Hadir dalam kegiatan Wakil Gubenur Kaltim. Ir H.Seno Aji.M.si, Sekda Prov Kaltim, Dra Sri Wahyuni MPP, Bupati PPU, Mudyat Noor,Kadis PUPR dan Pera Prov. Kaltim, A. Fitra Firnanda., Direktur Utama Bank KaltimTara, Muhammad Yamin,Bank KaltimTara, Syamsu Alam, Bank KaltimTara, Nelyanti, Area Head Bank Mandiri, Suprianto.
Kepala OJK Kaltim, Marjiman, Manager Bank BTN, Bobby Chandra, Bank BTN, Adhi.Bank Syariah, Defit, Korwil BIN Prov. Kaltim, Satya Reka, Danposal Anggana, Kapten Laut (P) Dwi Santoso dan Danpos Lanud Dhomber, Letda POM Abdul Hakim.

Jangan Lewatkan

Berita Lainnya