Provinsi Kaltim Terbaik dari 13 Provinsi Pencapaian Progres Pekerjaan Konstruksi, Baik Secara Fisik Maupun Administrasi

Militer280 Dilihat
SAMARINDA – Rapat penjelasan administrasi Kegiatan Optimasi Lahan (Oplah) Tahap III Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun Anggaran (TA) 2025 merupakan bagian dari rangkaian program nasional ketahanan pangan.
Rapat ini membahas aspek administratif dan teknis untuk memastikan kelancaran pelaksanaan program tersebut di Kaltim.
Kegiatan rapat Penjelasan Penyelesaian Optimasi Lahan Tahap III dilaksanakan bertempat di Ruang Oriza Sativa Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Jln. Basuki Rahmad No.06 Samarinda. Kamis (20/11/2025).
Kasiter Kasrem 091/ ASN Kolonel Inf Aat Supriatna mengatakan Maksud pembahasan dalam rapat bukan untuk mengeluh atau menyalahkan pihak mana pun, namun untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Seluruh jajaran telah melaksanakan program pemerintah secara maksimal dan memahami sepenuhnya ketentuan yang harus dipatuhi. Ia menekankan bahwa para pelaksana di lapangan bukanlah pihak yang bermaksud memperlambat atau menghambat kegiatan, melainkan bekerja secara optimal menyelesaikan tugas sesuai kemampuan dan kondisi di lapangan.
Pada bulan Oktober, tim telah mengikuti kegiatan evaluasi di Bogor, dan hasilnya menunjukkan bahwa provinsi ini termasuk yang terbaik dari 13 provinsi dalam pencapaian progres pekerjaan konstruksi, baik secara fisik maupun administrasi.
Terkait kendala di lapangan, khususnya faktor cuaca, Kasiter memahami kondisi tersebut dan meminta seluruh jajaran tetap bekerja maksimal untuk menyelesaikan pekerjaan. Disampaikan bahwa seluruh pekerjaan konstruksi dan administrasi ditargetkan selesai paling lambat hari Senin, sesuai arahan pimpinan. Bagi pihak luar, yang menjadi perhatian utama hanyalah capaian program konstruksi, sehingga internal harus betul-betul menuntaskan pekerjaan dengan baik.
Saya menambahkan bahwa setelah seluruh pekerjaan ini selesai, barulah satuan dapat kembali fokus pada tugas lain. Oleh karena itu, penyelesaian pekerjaan saat ini menjadi prioritas utama. Ia juga menegaskan bahwa capaian progres konsumsi dan konstruksi yang sebelumnya dilaporkan mencapai 28% harus terus ditingkatkan.
Saya memahami tekanan dan tantangan yang dihadapi di lapangan, termasuk cuaca yang tidak menentu. Namun, ia tetap memberikan motivasi bahwa pekerjaan pasti dapat diselesaikan. Ia mengajak semua pihak untuk tetap optimis dan bekerja keras, sembari berharap kondisi cuaca dapat mendukung agar penyelesaian dapat dilakukan tepat waktu.
Saya penyampaiannya dengan penekanan bahwa seluruh upaya ini bukan hanya untuk memenuhi target, tetapi juga untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat serta mendukung program pemerintah di bawah Kementerian Pertahanan.
Hadir dalam kegiatan antara lain Kosasih S.P., M.P. Kepala Bidang Produksi Hortikultura Prov. Kaltim, Lettu Inf M Yunus Pasiter Kodim 0908/Bontang, Perwakilan Stafter Kodim masing-masing wilayah, Perwakilan masing-masing Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten/Kota.

Jangan Lewatkan

Berita Lainnya