SAMARINDA – Menindaklanjuti arahan komando atas terkait pembinaan personel, Detasemen Polisi Militer (Denpom) VI/1 Samarinda menggelar Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) berupa pemeriksaan mendadak terhadap kendaraan dinas maupun pribadi milik seluruh personel.
Kegiatan pemeriksaan ini dilangsungkan selesai pelaksanaan upacara bendera mingguan di Makorem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Jalan Gajah Mada, No. 11, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (7/9/2026).

Operasi yang dipimpin langsung oleh personel penegak hukum Denpom VI/1 Samarinda ini menyasar kendaraan roda dua (sepeda motor) dan roda empat (mobil). Langkah preventif ini sengaja dilaksanakan sebagai kelanjutan dari program penguatan disiplin berlalu lintas serta sosialisasi safety riding yang gencar digaungkan di lingkungan Korem 091/ASN.
Komandan Denpom (Dandenpom) VI/1 Samarinda, Letkol Cpm Ade Wijya, S.H., M.H., melalui perwira pelaksana di lapangan menyampaikan bahwa operasi pemeriksaan ini berfokus pada dua aspek krusial, yaitu kelayakan material kendaraan serta keabsahan administrasi berkendara.
Pemeriksaan teknis meliputi kelayakan komponen fisik seperti fungsi lampu utama, lampu sein, kondisi ban, spion standar pabrikan, hingga sistem pengereman.
Sementara untuk pemeriksaan administratif, petugas memeriksa kelengkapan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Surat Izin Mengemudi (SIM) umum maupun dinas, serta Surat Izin Jalan (SIJ) bagi pemegang kendaraan dinas TNI.
Di tempat terpisah, Komandan Korem (Danrem) 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si., menegaskan bahwa penegakan aturan di internal wajib dilakukan secara ketat. Angka kecelakaan maupun pelanggaran hukum lalu lintas yang melibatkan personel TNI AD dan PNS beserta keluarganya harus ditekan sekecil mungkin melalui pengawasan yang nyata dan berkelanjutan.
“Prajurit dan PNS Korem 091/ASN harus memosisikan diri sebagai teladan serta pelopor keselamatan berlalu lintas bagi masyarakat umum di Kalimantan Timur.
Ketaatan kita pada aturan di jalan raya merupakan cerminan nyata kepatuhan kita sebagai prajurit sapta marga,” tegas Danrem.
Selama jalannya operasi Gaktib, pemeriksaan berlangsung tertib dan kondusif. Mayoritas personel kedapatan telah mematuhi aspek kelayakan jalan serta memiliki surat kendaraan yang sah. Bagi personel yang ditemukan kekurangan kelengkapan minor, langsung diberikan teguran dan diwajibkan untuk segera melengkapinya.
(Penrem091)











