SAMARINDA — Generasi muda perlu memiliki jati diri bangsa yang kuat di tengah perkembangan teknologi dan dinamika global.
Pesan tersebut disampaikan Kasi Intel Kasrem 091/ASN, Kolonel Inf Decky Zulhas, S.H., M.Han., saat menjadi pemateri PKKMB di STMIK Widya Cipta Dharma (Wicida), Samarinda, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan berlangsung di Aula Serba Guna STMIK Widya Cipta Dharma, Jalan M. Yamin, Samarinda.
Di hadapan ratusan mahasiswa baru, Kolonel Inf Decky menyampaikan materi “Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara.”
Bela Negara di Era Digital
Kolonel Inf Decky menekankan mahasiswa memiliki peran strategis sebagai generasi penerus dan agen perubahan.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik dan teknologi. Mereka juga perlu memiliki karakter kebangsaan serta tanggung jawab terhadap lingkungan sosial.
Kesadaran bela negara, kata dia, tidak selalu diwujudkan melalui aktivitas pertahanan secara fisik.
Bela negara juga dapat diwujudkan melalui prestasi, menjaga persatuan, serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
Mahasiswa juga perlu memiliki ketahanan informasi dalam menghadapi hoaks dan disinformasi.
“Bela negara adalah hak sekaligus kewajiban bagi setiap warga negara, termasuk mahasiswa sebagai kaum intelektual,” ujar Kolonel Inf Decky Zulhas.
Ia menambahkan, pemahaman terhadap jati diri bangsa menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.
Sinergi TNI dan Perguruan Tinggi
Pihak STMIK Widya Cipta Dharma menyambut baik pembekalan kebangsaan tersebut.
Materi dari jajaran TNI AD dinilai penting untuk melengkapi pembentukan karakter mahasiswa baru.
Mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan teknologi informasi.
Mereka juga diharapkan memiliki nasionalisme dan tanggung jawab moral terhadap masa depan bangsa.
Kegiatan PKKMB berlangsung tertib dan dinamis. Antusiasme mahasiswa terlihat saat mengikuti sesi tanya jawab bersama pemateri.
Turut hadir Humas STMIK Widya Cipta Dharma Drs. Azhari Lathif, M.Kom., Kepala Akademik Heny, Kepala BAUK Yunita, serta mahasiswa dan mahasiswi peserta PKKMB.
(Penrem 091/ASN)











