SAMARINDA – Keluarga besar Komando Resor Militer (Korem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) menggelar acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1448 Hijriah / 2026 Masehi.
Kegiatan keagamaan pembinaan mental spiritual ini berpusat di Masjid Baitussalam, Makorem 091/ASN, Jalan Gajah Mada, Kota Samarinda. Rabu (19/8/2026).

Acara tersebut dihadiri langsung ole Kepala Staf Korem (Kasrem) 091/ASN Kolonel Kav Rahyanto Edy Yunianto, S.A.P,
para Kasi Kasrem 091/ASN, Komandan/Kepala Badan Pelaksana Aju (Dan/Kabalak Aju) Korem 091/ASN, pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 091 PD VI/Mulawarman, serta ratusan prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Makorem 091/ASN.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H kali ini mengusung tema “”Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Kita Mantapkan Tekad bersama rakyat TNI Prima dan kuat siap mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaulat”.
Kegiatan diawali dengan pembacaan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara khidmat oleh petugas, dilanjutkan dengan saritilawah.
Dalam sambutan tertulisnya, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si., menyampaikan bahwa peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW bukan sekadar tradisi tahunan yang bersifat seremonial belakan. Momentum spiritual ini harus dijadikan sarana mendalam untuk merefleksikan, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai luhur keteladanan Rasulullah dalam sendi kehidupan prajurit.
“Melalui peringatan Maulid Nabi ini, mari kita perkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Akhlak mulia, etos kerja, serta kepemimpinan Rasulullah harus menjadi fondasi utama bagi setiap personel TNI AD dalam melaksanakan tugas pokok menjaga kedaulatan negara dan mengabdi kepada bangsa dan masyarakat, khususnya di wilayah Kalimantan Timur,” tegas Danrem 091/ASN.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian tausyiah agama oleh Ustadz Muhammad Yahya Al Hafidz, SH. M.H..
Dalam ceramahnya, diuraikan pentingnya menjaga keharmonisan keluarga, kedisiplinan kerja, serta keteguhan iman di era modern sesuai dengan sunnah dan tuntunan Nabi Muhammad SAW. Seluruh rangkaian kegiatan pembinaan mental ini berjalan dengan khusyuk, aman, dan tertib.
(Penrem091)












