KUTAI KARTANEGARA – Komandan Korem (Danrem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Danrem 091/ASN, Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si, menghadiri Upacara Peresmian Satuan Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 22/Kesumawira.
Upacara bersejarah ini dipimpin langsung oleh Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si dan berlangsung khidmat di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Rabu (19/8/2026).

Peresmian Yonarmed 22/Kesumawira ditandai dengan penyerahan Tunggul Satuan kepada Danyonarmed 22 Letkol Arm Novihardi, S.E., M.H.I., yang resmi dilantik sebagai komandan pertama.
Satuan bantuan tempur (banpur) baru ini diproyeksikan menjadi pilar strategis dalam memperkuat sistem pertahanan regional, khususnya di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam VI/Mulawarman menegaskan bahwa pembentukan satuan baru ini merupakan jawaban TNI Angkatan Darat atas dinamika geopolitik dan kompleksitas ancaman di masa depan. Yonarmed 22/Kesumawira kini diperkuat oleh alutsista modern berskala masif, yakni sistem roket taktis Multiple Launch Rocket System (MLRS) ITBM (Indonesia Tactical Ballistic Missile).
Danrem 091/ASN menyampaikan ucapan selamat atas peresmian pangkalan baru ini.
Danrem menekankan pentingnya sinergi teritorial antara satuan tempur yang baru dibentuk dengan Korem 091/ASN serta jajaran Kodim setempat.
Kehadiran prajurit Kesumawira diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus kontribusi positif bagi masyarakat sekitar.
“Kehadiran Yonarmed 22/Kesumawira tidak hanya meningkatkan daya deteren pertahanan kita di Kalimantan Timur, tetapi juga harus menjadi mitra karib bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah,” ujar Brigjen TNI Anggara Sitompul di sela-sela kegiatan.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, unsur Forkopimda Provinsi Kaltim, pejabat utama Kodam VI/Mulawarman, perwakilan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, serta jajaran tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.
(Penrem091)












