SAMARINDA – Kepala Staf Korem (Kasrem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Kolonel Kav Rahyanto Edy Yunianto, S.A.P., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bertempat di ruang tepian 2 lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim Jl. Gajah Mada No.2, Kel. Jawa, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur. Senin (24/8/2026).

Rapat strategis yang dipimpin oleh Wagub Kaltim Ir.H.Seno Aji M.Si kegiatan ini digelar untuk memperkuat sinergi, kesiapsiagaan, serta aksi nyata pencegahan karhutla di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Kaltim.
Rapat pertemuan ini memfokuskan pembahasan pada pemetaan wilayah rawan, peningkatan status siaga, hingga mobilisasi personel dan alat peralatan pemadam secara cepat dan terintegrasi di lapangan.
Kasrem 091/ASN Kolonel Kav Rahyanto Edy Yunianto, S.A.P., menegaskan bahwa dari KOREM 091/ASN dari pertengahan bulan Agustus telah melaksanakan pemadaman api di beberapa wilayah pertanggal 21 Aguatus ada 219 titik api yang sudah di laporkan oleh aparat Babinsa sudh berhasil di padamkan.
Adanya perbedaan titik api yang ada di BPBD dan yg dilaporkan oleh para Babinsa di semua wilayah supaya kembali di singkronkan sehingga bisa kita ketahui dan bisa dikendalikan untuk segera dipadamkan.
Perlunya melaksanakan pengamatan tentang titik api yang ada di wilayah apakah di sengaja atau memang karena cuaca ekstrem disarankan agar kita membuat tim terpadu untuk memberikan penindakan kepada para pelaku pembakaran yang ada di wilayah apabila titik api itu karena perbuatan oknum yang tidak bertanggung jawab.
Korem 091/ASN juga beserta jajaran Kodim di daerah berkomitmen penuh untuk mendukung program kedaruratan yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Kaltim demi menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah dampak buruk kabut asap.
“Sinergitas yang dibangun di Kantor Gubernur ini harus langsung diimplementasikan secara solid di lapangan.
Korem 091/ASN telah menginstruksikan seluruh jajaran Babinsa untuk meningkatkan intensitas patroli wilayah, mendeteksi dini hotspot (titik api), serta mengedukasi warga agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” tegas Kasrem 091/ASN.
Rapat koordinasi di Kantor Gubernur ini juga menghasilkan kesepakatan penguatan posko-posko bersama di tingkat daerah. Posko ini akan melibatkan TNI, Polri, BPBD, Dinas Kehutanan, Manggala Agni, serta masyarakat peduli api guna memastikan respons cepat tanggap saat muncul indikasi kebakaran.
Pemerintah Provinsi Kaltim mengapresiasi kesiapan serta dukungan penuh Korem 091/ASN dalam mengawal penanganan karhutla ini. Melalui rakor terpadu ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan memiliki kesamaan langkah dalam mengantisipasi ancaman karhutla secara cepat, tepat, dan tuntas.
(Penrem 091)












