SAMARINDA – Komandan Korem (Danrem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si., memimpin upacara bendera 17-an sekaligus membacakan amanat Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman di Lapangan Makorem 091/ASN, Jalan Gajah Mada, No. 11, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Kamis, 17 September 2026 pagi.

Upacara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh para Kasi Kasrem 091/ASN, Dandim 0901/Samarinda, para Komandan Satuan Balak Aju, prajurit TNI, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Makorem 091/ASN dan Kodim 0901/Samarinda.
Dalam amanat Pangdam VI/Mulawarman yang dibacakan oleh Danrem 091/ASN terdapat enam instruksi dan penekanan strategis yang harus dipedomani oleh seluruh jajaran menyongsong akhir Triwulan III dan memasuki Triwulan IV Tahun Anggaran 2026 diantaranya.
Evaluasi dan Kesiapan Audit Kinerja
Satuan diminta segera menindaklanjuti temuan kinerja dan perbendaharaan dari Itdam VI/Mlw serta Itjen TNI. Seluruh satuan jajaran harus mempersiapkan data program kerja dan perbendaharaan secara matang guna menghadapi Audit Kinerja dan Ketaatan oleh Tim Itjenad pada 21 September s.d. 2 Oktober 2026, serta menghindari adanya temuan berulang.
Penekanan Disiplin dan Menekan Pelanggaran Hukum
Pelanggaran hukum, disiplin, tata tertib, dan lalu lintas (Garkumplintatib dan Lalin) agar Para Komandan Satuan (Dansat) diinstruksikan memperketat pengawasan anggota baik di dalam maupun di luar jam dinas sebagai langkah preventif.
Rekrutmen Prajurit TNI AD
Rencana kampanye dan spotting rekrutmen Caba/Cata PK khusus Suku Dayak di Kalimantan harus segera dimatangkan. Selain itu, sosialisasi maksimal harus dilakukan untuk pendaftaran online Caba/Cata PK Reguler Gelombang I TA 2027 yang dibuka awal Oktober 2026 dengan kuota besar sebanyak 3.210 orang (1.121 Bintara dan 2.089 Tamtama).
Efisiensi Logistik dan Anggaran
Satuan wajib memaksimalkan daya serap anggaran logistik secara tepat sasaran, mengoptimalkan pemeliharaan kendaraan dinas, serta melakukan penghematan Listrik, Gas, dan Air (LGA) di lingkungan kantor maupun perumahan dinas.
Antisipasi Dampak Kemarau dan  Karhutla
Menghadapi musim kemarau dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seluruh satuan ditekankan untuk meningkatkan deteksi dini titik panas (hotspot), intensif melakukan patroli wilayah rawan, serta memastikan kesiapan personel, alat pemadam, dan jalur komunikasi agar respons penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Persiapan Zona Integritas (WBK/WBBM)
Menuju penilaian predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada awal tahun 2027, seluruh Kepala Satuan Kerja (Kasatker) diperintahkan melakukan pembenahan berkelanjutan dan memastikan kelengkapan administrasi data dukung, khususnya Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Zona Integritas.
(Penrem091)








