Gerakan Kaltim Berzakat Perkuat Kepedulian Sosial di Bulan Ramadan

Berita741 views

SAMARINDA – Danrem 091/ASN, Brigjen TNI Anggara Sitompul S.I.P, M.Si. diwakili Kasrem 091/ASN Kolonel Kav Rahyanto Edy Yunianto, S.A.P menghadiri penyerahan zakat bersama atau Kaltim Berzakat Tahun 2026 bertempat di Gedung Olah Bebaya, Kompleks Rumah Jabatan Gubernur, Jl. Gajah Mada No.1, Kel. Bugis, Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (23/2/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penguatan solidaritas sosial melalui penyerahan zakat oleh Gubernur Kaltim, jajaran pejabat, serta para muzakki.

 

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menargetkan penghimpunan zakat di Bumi Etam dapat menembus Rp100 miliar dalam waktu dekat. Target tersebut dinilai realistis apabila seluruh potensi zakat, terutama dari sektor korporasi, dapat dioptimalkan melalui lembaga resmi.

 

“Kontribusi zakat dari perusahaan besar di Kalimantan Timur masih rendah, padahal potensinya sangat besar untuk membantu pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

 

Gubernur menegaskan, zakat tidak boleh hanya disalurkan secara konsumtif, tetapi harus diarahkan pada program-program produktif seperti bantuan modal usaha, beasiswa pendidikan, layanan kesehatan, serta penciptaan lapangan kerja.

Ia juga meminta instansi besar di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim serta BUMD menjadi motor penggerak optimalisasi zakat.

 

Pemerintah Provinsi, lanjut Rudy, siap menjadi mitra strategis bagi perusahaan yang taat berzakat, termasuk dalam menyuarakan kepentingan mereka ke pemerintah pusat.

 

“Kita ingin zakat menjadi instrumen nyata dalam mengurangi kemiskinan dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat,” tandasnya.

 

Ditempat terpisah Menurut Danrem 091/ASN, penyerahan zakat merupakan kewajiban bagi umat muslim, apalagi dilakukan setiap Bulan Ramadan.

 

Karena, selama Bulan Ramadan apa saja perbuatan baik akan dilipatgandakan pahalanya oleh Tuhan Yang Maha Esa.

“Berzakat bukan hanya mau Lebaran saja atau zakat fitrah. Tetapi, zakat mal maupun zakat profesi.

 

Kegiatan Kaltim Berzakat ditutup dengan penyerahan zakat secara simbolis oleh Gubernur bersama pejabat terkait sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola zakat di Kalimantan Timur.