Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden RI menjadi penanda penting keberhasilan pertanian Indonesia.

Militer460 Dilihat
SAMARINDA – Capaian 2025 menunjukkan hasil yang membanggakan, di mana produksi beras nasional berhasil menembus 34,71 juta ton berdasarkan data resmi BPS, naik 4,09 juta ton atau 13,36 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Angka tersebut merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah, mencerminkan kuatnya kolaborasi antara kerja keras petani, dukungan teknologi modern, serta kebijakan pemerintah yang berpihak pada peningkatan produksi.
Keberhasilan ini sekaligus menegaskan bahwa Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri tanpa bergantung pada impor beras medium.
Pasokan terjaga di berbagai sentra produksi, stok beras pemerintah berada pada level aman, dan stabilitas harga di tingkat konsumen semakin terkendali.
Momentum panen raya di lumbung-lumbung pangan nasional memperlihatkan optimisme baru bahwa kedaulatan pangan Indonesia bukan sekadar target, melainkan bukti nyata yang dirasakan langsung oleh petani dan masyarakat di seluruh negeri.
Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si hadiri Vicon Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Serta Pemberian Penghargaan dari Presiden RI atas Dedikasi Dan Kontribusi Mendukung Pencapaian Swasembada Pangan Tahun 2025, bertempat di Jalan Usaha Tani Kel. Lempake Kec. Samarinda Utara, Rabu (7/1/2026).
Hadir dalam kegiatan antara lain Kadis DPTPH Prov. Kaltim Fahmi Himawan, S.T., M.T, Dandim 0901/Samarinda Kolonel Inf Arif Hermad, S.I.P., M.M., Kasi Ter Kasrem 091/ASN Kolonel Inf Aat Supriatna, Sekda Prov. Kaltim Dra. Sri Wahyuni, M.PP., Kadis DKPP Kota Samarinda H. Muhammad Darham, M.Si., Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang III (SDA) Arif Murdiatno, Ketua Brige Ketahanan pangan Kel Lempak Adung, KaBag SDM Polresta Samarinda Akp Su’udi,.SH Para Danramil dan Pa Staf Kodim 0901/Smd.
Sambutan Presiden RI Presiden Prabowo Subianto mengatakan, di siang hari ini kita berkumpul di sini dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan.
Kita juga harus mengingat atas musibah yang terjadi kepada saudara kita di beberapa daerah yang perlu kita bantu bersama sama.
Kita harus menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang dapat berdiri di atas kaki kita sendiri. Hari ini kita harus bangga karena bangsa kita sudah bisa kembali bangkit menjadi negara swasembada pangan.
Kita harus bisa memahami atas kondisi kita sendiri yang memiliki banyak kekayaan sumber alamnya.Kita juga harus menyadari karena dari hasil sumber kekayaan kita banyak yang di ambil oleh orang lain.
Keprihatinan kita atas karunia dari kekayaan sumber alam negara kita namun hasilnya rakyat kita masih banyak berada di bawah kemiskinan.
Demi negara kita yang besar dengan sumber kekayaan yang besar pula saya akan berjuang untuk bisa mensejahterakan rakyat Indonesia.
Di masa perjuangan kemerdekaan kita tahu negara kita belum memiliki kekayaan serta pemerintahan yang stabil namun kita memilik petani yang mensuport untuk membantu logistik pangan kepada para prajurit ataupun pejuang saat itu.
Maka bisa dikatakan para petani adalah merupakan pejuang dalam membantu kemerdekaan RI.Jiwa merah putih sejatinya adalah para petani kita karena mereka dengan tulus ikhlas untuk menyediakan bahan makanan bagi kita semua.
Maka dari itu marilah kita bersama sama berjuang untuk membantu kesejahteraan para petani sehingga negara kita bisa kembali menjadi negara yang di perhitungkan negara lain sebagai negara swasembada pangan.
Kita hari ini telah mencatat kemenangan atas keberhasilan para petani dengan bukti saat ini negara kita sudah bisa swasembada pangan.
Soal Energi negara kita juga sudah menjadi negara menghasilkan sumber energi sendiri baik dari Sawit, Singkong maupun Tebu yang dapat menghasilkan sumber energi yang kita perlukan.
Hari ini kita sudah dapat melihat bukti nyata keberhasilan negara kita di bidang pertanian dalam swasembada pangan.
Kedepannya tugas kementrian pertanian yang dibantu oleh aparat TNI-Polri dan instansi terkait dapat mewujudkan swasembada pangan yang lebih tinggi lagi baik dari hasil jagung, kedelai dan singkong serta sumber pangan lainnya.
Kita akan buktikan dalam setiap tahunnya dalam swasembada pangan akan mentargetkan baik beras, jagung, singkong maupun perikanan dalam swasembada pangan negara kita.
Di program MBG mudah mudahan di tahun 2026 seluruh wilayah tiap kelurahan di negara kita dapat menerima MBG.
Untuk itu kepada para pejabat baik daerah maupun pusat serta para Mentri yang membantu Presiden mari bersama sama mendukung program yang telah saya berikan arahan untuk memajukan bangsa kita.

Jangan Lewatkan

Berita Lainnya