Kasrem 091/ASN Dukung Penuh Diklat PKBN Kader Bela Negara dan DPK GBN

Militer252 Dilihat
KUTAI TIMUR – Diklat PKBN adalah wujud nyata dari amanat Undang-Undang Dasar 1945, di mana setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.
Bela negara tidak hanya dimaknai sebagai upaya angkat senjata, tetapi juga dengan cara memberikan pengabdian terbaik sesuai profesi dan peran masing-masing.
Kehadiran Kolonel Kav Rahyanto Edi Yunianto SAP, Kasrem 091/Aji Surya Natakusuma (ASN), dalam Pembukaan Diklat PKBN Kader Bela Negara dan DPK GBN di Hotel Royal Viktoria, Sangatta Utara, Kutai Timur, menunjukkan dukungan kuat dari unsur TNI terhadap upaya membangun optimisme bangsa menyongsong Indonesia Emas 2045 melalui bela negara. Sabtu (18/10/2025).
Diklat PKBN Kader Bela Negara dan DPK GBN dengan tema “Membangun Optimisme Bangsa Menyongsong Indonesia Emas 2045 Melalui Bela Negara”.
Kasrem 091/ASN menyampaikan, Diklat Bela Negara bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai dasar bela negara kepada peserta, Bela negara bukan hanya tugas TNI, tetapi merupakan hak dan kewajiban seluruh warga negara. Dalam konteks kekinian, bela negara dapat diimplementasikan dalam berbagai bidang kehidupan, seperti pendidikan, ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan hidup.
Peran Generasi Muda memiliki peran strategis dalam bela negara. Mereka adalah agen perubahan yang dapat membawa inovasi dan kreativitas dalam menghadapi tantangan bangsa, sambungnya.
Pelaksanaan Diklat Bela Negara membutuhkan sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen bangsa.
Diklat Bela Negara merupakan salah satu upaya untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter, sehingga mampu mewujudkan Indonesia Emas 2045, tutupnya.
Sedangkan Kegiatan pembekalan bela negara dan pemberian materi antara lain :
1. Pendidikan Karakter Pondasi Masa Depan Yang Unggul.
2. Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda dan Penanggulangannya.
3. Perwujudan kelautan dalam bela negara.
4. Hakikat gangguan Kamtibmas dan peran serta masyarakat.
5. Membangun kesadaran masyarakat dalam perspektif bela negara untuk pertahanan negara.
6. Kader bela negara dan pengembangan potensi daerah yang mendukung sistem pertahanan negara.
7. Sistem pertahanan semesta dan bela negara.
8. Pengantar bela negara dan nilai-nilai bela negara.
Kegiatan Gerakan Bela Negara dilaksanakan selama 3 hari TMT 18 sampai dengan 20 Oktober 2025.
Hadir dalam kegiatan di antaranya Wabup Kutim H Mahyunadi, Ketua Umum DPN GBN- MI Laksamana Pertama TNI (Purn) Dr H Muhammad Faisal Manaf SE, Dosen Tetap Unhan Mayjend TNI Dr R Nugraha Gumilar SE,MSc, Dirjen Pothan Laksda TNI Sriyanto ST, Kasrem 091/ASN Kolonel Kav Rahyanto Edi Yunianto SAP., Asisten 1 Pemprov Kaltim Kolonel CHK (Purn) Arif Pranata Fikivus Sembiring SIP,
Dandim 0909/KTM Letkol ARH Ragil Setyo Yulianto, Danlanal Sangatta Letkol Laut Fajar Yuswantoro, Kasatpol PP Kutim di Wakili Lalu Saiful Anam, Kabankesbangpol Kutim Tejo Yuwono, Ketua KKSS Kutim Suharman Cono, Ketua GBN – MI Kaltim Rustam Rumboro, Ketua GBN Kutim Chaerudin Efendi Putra, Sekjend GBN Kutim Andi Aris Wahid, Bendahara GBN Kutim Happy Susilawati.

Jangan Lewatkan

Berita Lainnya