SAMARINDA – Penyiapan Komponen Pendukung (Komduk) melalui digitalisasi UMKM dan ketahanan pangan (Hanpangan) di Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman pada tahun anggaran 2025, merupakan salah satu program Kodam untuk memperkuat ketahanan wilayah.
Program ini menggabungkan dua strategi utama pengembangan ekonomi lokal dan penguatan sumber daya pertahanan negara.
Penyiapan Komduk melalui Digitalisasi UMKM dan Hanpangan diwilayah Kodam VI/Mlw TA. 2025 dilaksanakan di Hotel Diamond, Jl. Lambung Mangkurat, Kel. Sei Pinang, Kec. Samarinda Utara, Kota Samarinda Kaltim juga diikuti secara Vicon. Kamis (25/9/2025).

Kegiatan ini bertemakan, “Mewujudkan Individu warga negara yang berwawasan kebangsaan dan modern melalui Digitalisasi penyiapan komponen pendukung guna mendukung penyelenggaraan pertahanan negara aspek Darat”.
Sambutan Aster Kasad Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., dibacakan Kasi Intel Kasrem 091/ASN Kolonel Inf Decky Zulhas, S.H., M.Han. menyampaikan, Tema kita hari ini, “Mewujudkan Individu Warga Negara Yang Berwawasan Kebangsaan dan Modern…” bukanlah tema yang dipilih tanpa makna. la adalah sebuah peta jalan strategis yang lahir dari pemahaman mendalam tentang konstelasi pertahanan negara di abad ke-21.
Pada era ini, ancaman terhadap kedaulatan bangsa tidak lagi hanya bersifat kinetik semata, melainkan juga non-kinetik, seperti guncangan ekonomi, krisis pangan,dan perang siber.
Dalam menghadapi tantangan multidimensi ini, kekuatan pertahanan tidak lagi hanya bertumpu pada Komponen Utama (TNI) dan Komponen Cadangan, tetapi juga pada Komponen Pendukung (Komduk) yang berasal dari seluruh rakyat Indonesia.
Dan inilah titik penting yang menjadi landasan kegiatan kita! Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara, pada Pasal 59, ditegaskan bahwa Komponen Pendukung adalah seluruh warga negara, sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional yang telah disiapkan untuk memperkuat kekuatan dan kemampuan pertahanan negara.
Para Pelaku UMKM, yang hadir di sini, adalah tulang punggung perekonomian Indonesia dan secara hukum merupakan bagian vital dari Komponen Komponen Pendukung tersebut! Mengapa demikian Ketahanan Ekonomi adalah Bagian dari Ketahanan Nasional.
UMKM yang tangguh dan mandiri akan menciptakan ketahanan ekonomi di level daerah.
Ekonomi yang stabil adalah fondasi yang kokoh bagi bangsa untuk menghadapi segala bentuk gejolak dan ancaman, tanpa mudah goyah oleh tekanan atau krisis dari luar.
Ketahanan Pangan (Hanpangan) adalah Pertahanan Diri yang Paling Dasar. Bangsa yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri adalah bangsa yang berdaulat. Pelaku UMKM di sektor pangan, dengan didigitalisasi, dapatmenciptakan jejaring logistik yang efisien, resilient, dan siap untuk dimobilisasi guna mendukung logistik bagi kepentingan pertahanan, baik dalam situasi damai maupun darurat.
Sedangkan untuk materi Wawasan Kebangsaan Dan Sosialisasi Uu No. 23 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional, Narasumber Kasiintel Kasrem 091/ASN.
Untuk Materi Digitalisasi Umkm Kreatif Dan Mandiri Sebagai Kunci Kesejahteraan Dan Ketahanan Nasional, Narasumber Kepala Dewan Ukm Prov. Kalimantan Timur Wahyu Riski S.Sos.
Dan terakhir Materi Pelatihan Digital Cyber Marketing Umkm Guna Meningkatkan Daya Saing Dan Akses Pasar Oleh Narasumber Pa Mufi Dari Pt Goto Gojek Tokopedia.
Adapun yang hadir dalam acara Kasi Intel Kasrem 091/ASN, Kolonel inf Decky Zulhas, S.H., M.Han, Pabandya 3/Bin Logwil Spaban VI/Wanwil Sterad, Letkol Arh Patrik Arya Bima SIP, Ketua Umum Dewan UKM Kaltim, H. Andi Fathil Air, Sekertaris Dewan UMKM Kaltim, Bpk. Dwi Haryono, Anggota Dewan Ahli Digital UMKM Kaltim, Wahyu Rizky Ramdani, Head of Public Policy & Government Relation PT GoTo Gojek Tokopedia, Mufi.
Hadir juga Pasi Log Kodim 0901/Smd, Mayor Cba Agung Basuki, Pasi Bin Komsos Siterrem 091 /ASN Mayor Cpl Agus Suryatmaja, Pasi wanwil Ster Korem 091/ASN, Letda Inf Subadi.






























































































































