Danrem 091/ASN Apresiasi Panen Padi dengan Sistem Leisa dan Digital Farming di Gapoktan Citarum

Militer194 Dilihat
SAMARINDA – Kegiatan panen Demonstration plot (demplot) padi dan digital farming gapoktan Citarum Bukit Biru ini bertujuan untuk mengatasi inflasi, melalui program ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan dalam upaya kemandirian lumbung pangan agar ekonomi masyarakat sekitar bisa tercukupi.
Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si hadiri Panen Demonstration Plot (Demplot) Padi dengan Sistem Leisa/Low External Input Sustainable Africulture dan Aplikasi Digital Farming di Gapoktan Citarum Bukit Biru, bertempat Lapangan Bola Bukit biru, Jalan Margatama Mulawarman RT.14, Kel. Bukit biru, Kec. Tenggarong, Kab. Kukar Kaltim. Jum’at (12/9/2025).
Danrem 091/ASN mengatakan, Peran TNI dalam Ketahanan Pangan yakni TNI, termasuk KOREM 091/ASN, memiliki peran dalam mendukung program pemerintah daerah untuk mewujudkan ketahanan pangan. Ini dilakukan melalui kerjasama dengan pemerintah daerah, dinas terkait, serta jajaran Kodim dan Koramil, hingga Babinsa, untuk membantu petani dan menjaga lahan pertanian agar tidak beralih fungsi.
Sedangkan Wagub Seno Aji menjelaskan, program Bio Invigorasi Benih yang dikembangkan para ahli pertanian sejak 2021 kini mulai diterapkan di Kaltim dengan dukungan Bank Indonesia Provinsi Kaltim dan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda.
“Dari 10 hektare lahan demplot di Desa Bukit Biru, telah dihasilkan produksi padi luar biasa. Panen kali ini mencapai kurang lebih 6,2 ton per hektare,” ungkapnya.
Seno Aji berharap, hasil tersebut dapat direplikasi di seluruh sawah di Kalimantan Timur sehingga mampu mencapai 6 ton per hektare dengan masa panen tiga kali dalam setahun.
Dengan begitu, produksi padi di Kaltim otomatis meningkat dan Kaltim bisa mencapai swasembada beras.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim, Budi Widihartanto, menyampaikan bahwa bantuan sarana dan prasarana pertanian telah disalurkan ke beberapa Gapoktan di lima kabupaten/kota, yaitu Kutai Barat, Samarinda, Kukar, Kutai Timur, dan Mahakam Ulu.Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, turut mengapresiasi dukungan Pemprov Kaltim, Bank Indonesia, dan Politani Samarinda dalam kegiatan panen demplot padi dan aplikasi digital farming ini.

Jangan Lewatkan

Berita Lainnya