Jambore Dalkarhutla Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025

Militer326 Dilihat

SAMARINDA – Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si. menghadiri Jambore Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025 di Kebun Raya Universitas Mulawarman Samarinda, Jalan Poros Samarinda – Bontang Km.12, Rabu 6 Agustus 2025.

Kehadiran Danrem 091/ASN memberikan dampak positif dan semangat bagi seluruh peserta. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Rekomendasi untuk kegiatan selanjutnya adalah peningkatan kerjasama antar instansi dan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi yang lebih optimal.

Pembukaan Jambore dan Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025 sebagai Inspektur Upacara Wakil Menteri Kehutanan RI, dr. H. Sulaiman Umar Siddiq

Jambore dan apel siaga digagas Kementerian Kehutanan dihadiri Wakil Menteri (Wamen) Kehutanan RI dr H Sulaiman Umar Sidiq, Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud, Sekjen/Dirjen/Irjen dan para deputi Kementerian Kehutanan, serta pimpinan perusahaan dan perguruan tinggi.

Jambora dan apel siaga diikuti unsur TNI-Polri, Komcad, pemerintah daerah, perusahaan, mahasiswa dan pelajar, dihadiri jajaran Forkopimda Kaltim dan perwakilan kepala daerah se Kaltim.

Jambore Dalkarhutla menurut Gubernur bukan sekedar ajang berkumpul dan silaturahmi para pejuang penyelamat lingkungan dari karhutla.

“Tapi ini adalah panggilan jiwa untuk menjaga dan menyelamatkan bumi,” kata Gubernur.

Terlebih upaya menyelamatkan hutan dan lahan lanjut Gubernur, sudah menjadi komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim menyelamatkan kehidupan.

“Tidak hanya kehidupan kita sekarang ini, tetapi generasi mendatang. Kehidupan anak cucu kita selanjutnya,” ungkapnya.

Semua elemen dan komponen bangsa harapnya, harus bergerak bersama mencegah terjadinya bencana ekologis, seperti karhutla yang mengancam saat ini.

“Perlu komitmen bersama, bergerak bersama, bekerja cepat dan terencana, taktis dan tuntas menggendalikan karhutla di Kaltim,” harapnya.

Wamenhut Sulaiman Umar Sidiq mengatakan jambore dan apel siaga ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kesadaran semua pihak terhadap ancaman karhutla, terutama di musim kemarau.

“Curah hujan pada Agustus hingga September diprediksi berada pada kategori rendah hingga menengah, termasuk di wilayah Kaltim,” ungkapnya.

Jangan Lewatkan

Berita Lainnya